Minggu, 15 Januari 2012

Jawaban Sistem I/O (V-class SO)

1.. 1..Gambarkan diagram dari Interrupt Driven I/O Cycle.

Jawab










2. 2.sebutkan langkah-langkah dari transfer DMA.

Jawab : * Prosesor menyiapkan DMA transfer dengan menyedia kan data-data dari device, operasi yang akan ditampilkan, alamat memori yang menjadi sumber dan tujuan data, dan banyaknya byte yang di transfer.

· DMA controller memulai operasi (menyiapkan bus, menyediakan alamat, menulis dan membaca data), sampai seluruh blok sudah di transfer.

· DMA controller meng-interupsi prosesor, dimana selanjutnya akan ditentukan tindakan berikutnya.

3. 3.apakah perbedaan dari polling dan interupsi..??

Jawab :Polling adalah prosesor tidak terus menerus menanyakan status dari peripheral tapi peripheral yang akan memberitahukan statusnya sekarang (menginterupsi prosesor). Dengan metode interrupt, sementara menunggu peripheral menyelesaikan tugasnya, prosesor dapat melakukan instruksi-instruksi lain. Jika peripheral memberikan sinyal interupsi pada prosesor , maka prosesor akan menyelesaikan instruksi yang sedang dikerjakannya sekarang, kemudian menyimpan semua state pada instruksi yang sedang dikerjakannya saat ini, kemudian mengekskusi suatu rutin yang dinamakan interrupt service routine (ISR) atau interrupt handler, anda sebagai programmer embedded system yang akan membuat ISR ini. Saat ISR selesai, maka prosesor kembali ke state sebelum interupsi. Kelebihan interrupt adalah interrupt lebih menghemat resource dibandingkan polling, tapi kekurangannya adalah interrupt memiliki jeda waktu (overhead) yang lebih lama dibanding polling.

4. 4. 4.apa hubungan arsitektur kernel yang di-thread dengan implementasi interupsi?
Jawab :Perangkat dapat menghasilkan interrupt signal. Setiap signal interrupt mempunyai hubungan dengan program kernel yang disebut dengan interrupt handl
e

in interface Aplikasi I/O

1. Kenapa dibutuhkan interface pada aplikasi I/O?
Jawab :Ketika suatu aplikasi ingin membuka data yang ada dalam suatu disk, sebenarnya aplikasi tersebut harus dapat membedakan jenis disk apa yang akan diaksesnya. Untuk mempermudah pengaksesan, sistem operasi melakukan standarisasi cara pengaksesan pada peralatan I/O. Pendekatan inilah yang dinamakan interface aplikasi I/O.Interface aplikasi I/O melibatkan abstraksi, enkapsulasi, dan software layering. Abstraksi dilakukan dengan membagi-bagi detail peralatan-peralatan I/O ke dalam kelas-kelas yang lebih umum.

2. Apa tujuan adanya device driver? Berikan contoh keuntungan yang kita dapatkan dengan adanya hal ini!
Jawab :Tujuan dari adanya lapisan device driver ini adalah untuk menyembunyikan perbedaan-perbedaan yang ada pada device controller dari subsistem I/O pada kernel. Karena hal ini, subsistem I/O dapat bersifat independen dari hardware.

Kernel I/O Subsystem

1. Apakah yang dimaksud dengan proses pooling? (jelaskan dengan jelas)
Jawab :Busy-waiting/ polling adalah ketika host mengalami looping yaitu membaca status register secara terus-menerus sampai status busy di-clear. Pada dasarnya polling dapat dikatakan efisien. Akan tetapi polling menjadi tidak efisien ketika setelah berulang-ulang melakukan looping, hanya menemukan sedikit device yang siap untuk men-service, karena CPU processing yang tersisa belum selesai.

2. Mengapa diperlukan proses pooling?
Jawab :Untuk mengatasi device yang tidak dapat me-multiplex permintaan I/O dari beberapa aplikasi.

3. Apakah yang dimaksud dengan buffer?
Jawab :Buffer adalah area memori yang menyimpan data ketika mereka sedang dipindahkan antara dua device atau antara device dan aplikasi.

4. Jelaskan dengan singkat mengenai I/O Scheduling!
Jawab :Untuk menjadualkan sebuah set permintaan I/O, kita harus menetukan urutan yang bagus untuk mengeksekusi permintaan tersebut. Scheduling dapat meningkatkan kemampuan sistem secara keseluruhan, dapat membagi device secara rata di antara proses-proses, dan dapat mengurangi waktu tunggu rata-rata untuk menyelesaikan I/O. Ini adalah contoh sederhana untuk menggambarkan definisi di atas. Jika sebuah arm disk terletak di dekat permulaan disk, dan ada tiga aplikasi yang memblokir panggilan untuk membaca untuk disk tersebut. Aplikasi 1 meminta sebuah blok dekat akhir disk, aplikasi 2 meminta blok yang dekat dengan awal, dan aplikasi 3 meminta bagian tengah dari disk. Sistem operasi dapat mengurangi jarak yang harus ditempuh oleh arm disk dengan melayani aplikasi tersebut dengan urutan 2, 3, 1. Pengaturan urutan pekerjaan kembali dengan cara ini merupakan inti dari I/O scheduling. Sistem operasi mengembangkan implementasi scheduling dengan menetapkan antrian permintaan untuk tiap device. Ketika sebuah aplikasi meminta sebuah blocking sistem I/O, permintaan tersebut dimasukkan ke dalam antrian untuk device tersebut. Scheduler I/O mengatur urutan antrian untuk meningkatkan efisiensi dari sistem dan waktu respon rata-rata yang harus dialami oleh aplikasi. Sistem operasi juga mencoba untuk bertindak secara adil, seperti tidak ada aplikasi yang menerima service yang buruk, atau dapat seperti memberi prioritas service untuk permintaan penting yang ditunda. Contohnya, pemintaan dari subsistem mungkin akan mendapatkan prioritas lebih tinggi daripada permintaan dari aplikasi. Beberapa algoritma scheduling untuk disk I/O akan dijelaskan ada bagian Disk Scheduling

Penanganan ermintaan I /O

1. Apakah kegunaan dari Streams pada Sistem V UNIX?
Jawab : Stream dapat digunakan untuk interproses dan komunikasi jaringan. Faktanya, di Sistem V, mekanisme soket diimplementasikan dengan stream.

Jelaskan lifecycle dari permintaan pembacaan blok!
Jawab : Sebuah proses mengeluarkan sebuah blocking read system call ke sebuah file deskriptor dari berkas yang telah dibuka sebelumnya.
• Kode system-call di kernel mengecek parameter untuk kebenaran. Dalam kasus input, jika data telah siap di buffer cache, data akan dikembalikan ke proses dan permintaan I/O diselesaikan.
• Jika data tidak berada dalam buffer cache, sebuah physical I/O akan bekerja, sehingga proses akan dikeluarkan dari antrian jalan (run queue) dan diletakkan di antrian tunggu (wait queue) untuk alat, dan permintaan I/O pun dijadwalkan. Pada akhirnya, subsistem I/O mengirimkan permintaan ke device driver. Bergantung pada sistem operasi, permintaan dikirimkan melalui call subrutin atau melalui pesan in-kernel.
• Device driver mengalokasikan ruang buffer pada kernel untuk menerima data, dan menjadwalkan I/O. Pada akhirnya, driver mengirim perintah ke device controller dengan menulis ke register device control.
• Device controller mengoperasikan piranti keras device untuk melakukan transfer data.
• Driver dapat menerima status dan data, atau dapat menyiapkan transfer DMA ke memori kernel. Kita mengasumsikan bahwa transfer diatur oleh sebuah DMA controller, yang meggunakan interupsi ketika transfer selesai.
• Interrupt handler yang sesuai menerima interupsi melalui tabel vektor-interupsi, menyimpan sejumlah data yang dibutuhkan, menandai device driver, dan kembali dari interupsi.
• Device driver menerima tanda, menganalisa permintaan I/O mana yang telah diselesaikan, menganalisa status permintaan, dan menandai subsistem I/O kernel yang permintaannya telah terselesaikan.
• Kernel mentransfer data atau mengembalikan kode ke ruang alamat dari proses permintaan, dan memindahkan proses dari antrian tunggu kembali ke antrian siap.
• Proses tidak diblok ketika dipindahkan ke antrian siap. Ketika penjadwal (scheduler) mengembalikan proses ke CPU, proses meneruskan eksekusi pada penyelesaian dari system call.

Jawaban Sistem File (V-class SO)

1. Sebutkan macam-macam atribut pada berkas

Jawab: - Name : Informasi yang di simpan untuk keperluan identifikasi form oleh pengguna.

- Type : dibutuhkan sistem untuk mendukung tipe yang berbeda.

- Location : Pointer ke lokasi fil pada device.

- Size : Ukuran file yang sedang digunakan.

- Protection : kontrol terhadap pengguna yang sedang melakukan baca, tulis & eksekusi.

- Time,Date & user identification: proteksi data untuk pengamanan dan monitoring pengguna.

2. Operasi apa sajakah yang dapat diterapkan pada sebuah berkas?

Jawab : - Create file

- Write File

- Read File

- Reposition dalam File

- Delete File

- Truncate File

3. Sebutkan informasi yang terkait dengan pembukaan berkas!

Jawab : - Penunjuk Berkas: Pada sistem yang tidak mengikutkan batas berkas sebagai bagian dari system call baca dan tulis, sistem tersebut harus mengikuti posisi dimana terakhir proses baca dan tulis sebagai penunjuk. Penunjuk ini unik untuk setiap operasi pada berkas, maka dari itu harus disimpan terpisah dari atribut berkas yang ada pada disk.

- Penghitung berkas yang terbuka: Setelah berkas ditutup, sistem harus mengosongkan kembali tabel berkas yang dibuka yang digunakan oleh berkas tadi atau tempat di tabel akan habis. Karena mungkin ada beberapa proses yang membuka berkas secara bersamaan dan sistem harus menunggu sampai berkas tersebut ditutup sebelum mengosongkan tempatnya di tabel.

- Lokasi berkas pada disk: Kebanyakan operasi pada berkas memerlukan sistem untuk mengubah data yang ada pada berkas. Informasi mengenai lokasi berkas pada disk disimpan di memori agar menghindari banyak pembacaan pada disk untuk setiap operasi

4. Sebutkan dan jelaskan metode alokasi pada sistem berkas!

Jawab : - Sequential Access : akses dilakukan dengan 1 arah pembacaan/penulisan jika ingin mundur maka perlu dilakukan rewind.

- Direct Access : akses dilakukan bisa pada posisi mana saja dalam file.

- Metode Lain : abstraksi lebih tinggi dari direct access, index file &relative file.

5. Sebutkan dan jelaskan operasi pada direktori?

Jawab : - Mencari berkas, kita dapat menemukan sebuah berkas didalam sebuah struktur direktori. Karena berkas-berkas memiliki nama simbolik dan nama yang sama dapat mengindikasikan keterkaitan antara setiap berkas-berkas tersebut, mungkin kita berkeinginan untuk dapat menemukan seluruh berkas yang nama-nama berkas membentuk pola khusus.

- Membuat berkas, kita dapat membuat berkas baru dan menambahkan berkas tersebut kedalam direktori.

- Menghapus berkas, apabila berkas sudah tidak diperlukan lagi, kita dapat menghapus berkas tersebut dari direktori.

- Menampilkan isi direktori, kita dapat menampilkan seluruh berkas dalam direktori, dan kandungan isi direktori untuk setiap berkas dalam daftar tersebut.

- Mengganti nama berkas, karena nama berkas merepresentasikan isi dari berkas kepada user, maka user dapat merubah nama berkas ketika isi atau penggunaan berkas berubah. Perubahan nama dapat merubah posisi berkas dalam direktori.

- Melintasi sistem berkas, ini sangat berguna untuk mengakses direktori dan berkas didalam struktur direktori.

6. Sebutkan dan Jelaskan tentang tipe akses pada berkas?

Jawab : - Read: Membaca dari berkas

- Write: Menulis berkas

- Execute: Meload berkas kedalam memori untuk dieksekusi.

- Append: Menambahkan informasi kedalam berkas di akhir berkas.

- Delete: Menghapus berkas.

- List: Mendaftar properti dari sebuah berkas.

- Rename: Mengganti nama sebuah berkas.

- Copy: Menduplikasikan sebuah berkas.

- Edit: Mengedit sebuah berkas.

7. Sebutkan dan jelaskan bagaimana cara mengatur free space?

Jawab : - Berkas disimpam dalam satuan perblok.

- Blok disk

· Besarnya blok tetap : 512bytes-8kbytes

· Blok size terlalu besar: space yang terbuang (i.e besarnya bekas rata-rat di UNIX : 1Kbytes)

- Free bloks:

· Bagaiman melacak block yang tidak di gunakan?

Ø Linked list dari nomor blok yang bebas.

Ø Bit-map

Blok yang bebas di wakili oleh bit 1, blok yang digunakan oleh bit 0.

8. Bagaimanakah implementasi dari sebuah direktori dalam disk..??

Jawab : - Disk quota(multi-user)

- Kehandalan :

· Manajemen bad block

· Backup

· Konsistensi:

Ø Blok: membandingkan list blok digunakan dan yang bebas.

Ø Direktori/file : membandingkan entry di rektori dan i-node/ awal blok.

Ø File system check

- Unjuk Kerja :

· Cache :

Ø Write-through cache (MS-DOS)

Ø Write-back/delay cache (UNIX)

9. Sebutkan keunggulan dari sistem berkas dalam UNIX dengan sistem berkas pada WINDOWS?

Jawab : - sistem berkas UNIX lebih hebat dan mudah diatur daripada Windows.

- sistem Windows ingin memudahkan pengguna maka sistem mereka mengubah nama menjadi nama yang lebih mudah bagi para pengguna.

- sistem berkas UNIX dengan Windows adalah UNIX tidak menggunakan drive letter seperti C:, D: dalam Windows. Tetapi semua partisi dan drive ekstra di mount didalam sub- direktori di bawah direktori root. Jadi pengguna tidak harus bingung di drive letter mana suatu berkas berada sehingga seluruh sistem seperti satu sistem berkas yang berurutan dari direktori root menurun secara hierarki

10.10. Bagaimanakah langkah-langkah dalam proses back-up?

Jawab : - Hari 1: Salin ke tempat penyimpanan back up semua berkas dari disk, disebut

sebuah full backup.

- Hari 2: Salin ke tempat penyimpanan lain semua berkas yang berubah sejak hari 1,

disebut incremental backup.

- Hari 3: Salin ke tempat peyimpanan lain semua berkas yang berubah sejak hari 2.

- Hari N: salin ke tempat penyimpanan lain semua berkas yang berubah sejak hari N-

1, lalu kembali ke hari 1.

Sabtu, 17 Desember 2011

DESAIGN LOGO

Materi ini bertujuan untuk melengkapi sebagian syarat mata kuliah Desain Pemodelan Grafik.
Sebelumnya saya mohon maaf bila ada pihak atau lembaga yang gambar atau logonya tertera pada tulisan ini,
saya menggunakannya tanpa seizin dari pemilik logo, karena gambar atau logo yang saya buat tidak digunakan untuk sarana bisnis atau komersil.
Adapun tujuan dari gambar atau logo ini dibuat, semata-mata hanya sebatas untuk menyempurnakan tugas softskill kami,
pada mata pelajaran Desain Pemodelan Grafik, Universitas Gunadarma.


untuk lebih lanjut yuuk buka ayo di klik

Rabu, 02 November 2011

3D STUDIO MAX DENGAN PAGE MAKER

PERBANDINGAN 3D STUDIO MAX DENGAN PAGE MAKER

3D STUDIO MAX

3D Studio Max adalah sebuah perangkat lunak grafik vektor 3-dimensi dan animasi, ditulis oleh Autodesk Media & Entertainment dulunya dikenal sebagai Discreet and Kinetix. Perangkat lunak ini dikembangkan dari pendahulunya 3D Studio fo DOS, tetapi untuk platform Win32. Kinetix kemudian bergabung dengan akuisisi terakhir Autodesk, Discreet Logic. 3ds Max adalah salah satu paket perangkat lunak yang paling luas digunakan sekarang ini, karena beberapa alasan seperti penggunaanplatform Microsoft Windows, kemampuan mengedit yang serba bisa, dan arsitektur plugin yang banyak.


PAGE MAKER

Pengertian dari page maker adalah salah satu program design grafis yang digunakan untuk mendesain publikasi, brosur, majalah, kartu, poster dan lain-lain. Page maker memiliki kemampuan lebih dalam hal pengaturan halaman dan layout pembuatan buku.

untuk lebih lanjut yuuk buka ayo di klik

Selasa, 05 April 2011

The Web Govenance Security and Standards

Password. Salah satu hal yang sepertinya paling tidak dipedulikan keamanannya. Hal yang sama terjadi pada Sistem Informasi yang digunakan. Banyak sekali account dengan password yang sangat tidak secure. Padahal pekerjaan yang dilakukan berbulan-bulan bisa hilang dalam sekejap dan berantakan jika ada orang jahat yang mengacak-acak data didalamnya
Webmail pemerintah masih menjadi sasaran empuk. Masih banyak yang menggunakan Squirrelmail kendati sudah lama sekali banyak isu keamanan pada squirrelmail.
Manajemen Keamanan Situs Web adalah serangkaian tindakan pengamanan termasuk namun tidak terbatas pada pembuatan atau penetapan prosedur-prosedur penggunaan/akses bagi staf atau kontraktor dalam rangka meminimalkan resiko keamanan, antara lain:
a. Menjamin keutuhan dan ketersediaan konten dan infrastruktur
b. Menjamin pengoperasian yang benar dan aman atas Situs Web, seperti kendali/kontrol atas server dan tidak meninggalkan sistem manajemen konten dalam keadaan tidak terjaga;
c. Menjamin perlindungan keutuhan informasi elektronik dan program komputer yang digunakan;
d. Mencegah kerusakan aset dan terhentinya aktifitas bisnis dan manajemen organisasi;
e. Melindungi keutuhan dan kerahasiaan data/informasi baik yang dikirimkan via situs maupun yang tersimpan dalam infrastruktur Situs Web.

Standar Sistem Keamanan :
1) Keberadaan sistem keamanan setidaknya memperhatikan beberapa aspek antara lain sebagai
berikut;
a) Aspek Fisik dan Lingkungan Keamanan, yang mencakup proteksi perangkat dan informasi dari
kerusakan fisik dengan cara mengontrol akses terhadap informasi dan perangkat, termasuk
penentuan lokasi dan pengenalan siapa saja yang terkoneksi kedalam sistem.
b) Aspek Manajemen Operasi dan Komunikasi serta Manajemen Keberlanjutan Bisnis.
c) Aspek Teknis: Standar teknis keamanan paling tidak memperhatikan 3 tingkatan pertahanan
yakni:
(i) Tingkatan Sistem Operasi (OS Level);
(ii) Tingkatan Web Server,
(iii) Tingkatan Aplikasi Web (Web Aplication Level).
d) Aspek Legal: Desain dan Penyelenggaraan Situs Web serta pengadaan komponen-komponen dari
Situs Web harus diperoleh dan diselenggarakan secara sah.. Para Administrator atau
Penyelenggara Situs Web diharapkan berkonsultasi dan/atau berkoordinasi dengan ahli hukum
baik inhouse ataupun professional untuk meminta opini hukum agar penyimpanan informasi
yang sensitif dan data personal milik seseorang tidak salah secara hukum.

Engineering the web

Suatu modelrakayasa perangkat lunak, yang digunakan untukpengembangan aplikasi‐aplikasi berbasis web. Pada dasarnya pemrograman web ditujukan untuk
menyampaikan informasi kepada user, dengan memanfaatkan teknologi jaringan berbasis protokol TCP/IP. Web Engineering dapat dikatakan sebagai salah satu cabang independen dari rekayasa perangkat lunak. Engineering secara umum berarti aplikasi praktis dari sainsuntuk dunia komersil atau industri dengan tujuan agar perancangan aplikasi menjadi lebih baik (lebih cepat, lebih
murah atau lebih aman).
Aplikasi web ditujukan untuk digunakan oleh komunitas user yang besar, beragamdan sejumlah user yang tidak dikenali public user dengan berbagai kebutuhan, harapan dan kemampuan. Oleh karena itu pada saat mengembangkan aplikasi web, user interface dan fitur‐fitur kemudahan dalam penggunaan (usability features) harus mampu menjawab kebutuhan dari semua user tersebut tanpa harus melalui suatu program latihan. Dengan diperkenalkannya konsep CGI (Common Gateway Interface), yang dapat diintegrasikan ke dalam form HTML, maka model static web mulai bergeser ke dalam bentuk
interaktif web. Pada generasi awal masih bersifat sederhana, tersedia form
interaktif dalam bentuk rsio button, dan seleksi menu. Halaman web dan link ke halaman lainnya di hasilkan secara
dinamis sesuai dengan input yang diberikan user.
Media pengiriman konten untuk aplikasi web sangat berbeda dengan software tradisional. Apliakasi web membutuhkan kecocokan dengan berbagai jenis perangkat display, format tampilan, dukungan hardware, software Dengan kondisi tersebut aplikasi web sangat membutuhkan kompresi konten (teks, grapfis, image, audio, video), sehingga semua media yang beragam tersebut dapat mengaksesnya.